Khutbah Jum’at, Dongeng Sebelum Tidur di Siang Bolong

Setiap khutbah Jum’at pasti akan ada banyak tubuh – tubuh bergelimpangam ke kiri maupun ke kanan. Pemandangan inipun mungkin sudah sangat tidak asing lagi di mata kita. Seakan – akan khutbah jum’at itu bagaikan dongeng sebelum tidur yg dibacakan di siang bolong.

Khutbah Jum’at tidak bisa dipisahkan dari sholat Jum’at itu sendiri. Karena akan sangat aneh jika sholat jum’at ga pake khutbah.

Ada satu hal lagi yg tidak bisa dipisahkan dari khutbah Jum’at, yaitu ‘ketiduran”. Hal semacam ini memang biasa terjadi (tidak cuma di Indonesia, di negara – negara lain juga kok ) dan sudah bukah hal yg aneh lagi.

Lalu apa sebenarnya yg menyebabkan para jama’ah ini bagaikan tersihir sehingga hilang kesadarannya ?

Menurut analisis saya sendiri, hal ini disebabkan oleh durasi khutbah yg terlalu panjang dan juga materi khutbah yg bertele – tele.

Padahal saya pernah baca salah satu hadist Rasulullah SAW tentang meringkas khutbah. Yg kalau diterjemahkan kira – kira kaya gini.

Dari ‘Ammar bin Yasir, beliau berkata : Aku mendengar Rasulullah bersabda :Sesungguhnya panjangnya shalat seseorang dan ringkasnya khutbah dia merupakan tanda kefaqihan dia“. (HR Muslim)

Inilah yg menjadi permasalahan, ketika khutbah jum’at sedang berlangsung biasanya para jama’ah sedang dalam kondisi kelelahan ( habis kerja misalnya ). Kalau sudah lelah pasti bakal ngantuk , apalagi kalau sudah duduk di lantai masjid yang adem. Dan hal itu makin diperparah dengan khutbah yg lamaaaaa dan dengan tempo yg melow. Bahkan ada yg pake bahasa ceramah, ada jug yg pakai humor segala ( dikiranya stand up comedy

Hal ini sangat disayangkan, karena akan ada berapa banyak pahala yg menguap percuma cuman gara – gara ketiduran.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa solusi yg bisa dicoba :

Untuk Khotib

  • Meringkas Khutbah ( seperti yg udah dibahas pada hadist di atas )
  • Berkhotbah dengan intonasi suara yg tinggi dan lugas ( jangan kaya pak SBY, malah pada tidur semua 😀 ).
  • Cari topik yg menarik untuk dijadikan materi kutbah
  • Khotib juga harus melihat demografi jemaahnya. Khotbah di sebuah masjid di sebuah gedung perkantoran di Jakarta harus berbeda cara penyampaiannya (walaupun materinya sama) dengan khotbah di sebuah masjid di desa karena tingkat intelektual mereka berbeda

Tapi tidak semuanya salah khatib, kita sebagai jama’ah juga harus menjaga diri biar ga ketiduran. Ini ada beberapa solusinya.

Untuk Jama’ah

  • Tidur dulu sebentar  sebelum sholat Jum’at, lalu mandi biar seger. Dijamin tidak ngantuk, karena ngantuknya udah dihabisin sebelum jumatan.
  • Kalau cara pertama ga berhasil bisa dibantu dengan minum kopi ( mau begadang kali ya … )
  • Cubit pipi kalian kalau mata sudah mulai ngantuk.
  • Yang terpenting adalah NIAT yang kuat dari diri kita sendiri

Saya hanya bisa berharap semoga khutbah yg sarat dengan ilmu dan berkah ini  tidak menjadi ajang tidur siang rame – rame.

Advertisements

One thought on “Khutbah Jum’at, Dongeng Sebelum Tidur di Siang Bolong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s