Sajadahku Sajadahmu Sajadah Kita

Sajadah  adalah alat yang terbuat dari kain yang biasanya memiliki gambar dan corak bernafaskan Islam. Sajadah digunakan kaum Muslim untuk menjaga agar tetap terjaga kebersihannya ketika melaksanakan salat.

Tapi tahukah kalian kalau sajadah bisa saja membuat  sholat kita jadi kurang sempurna?

Kalau ga percaya silahkan lihat gambar yg satu ini.

Mungkin sebagian dari kita sudah tahu dan mungkin juga ada yg baru tahu mengenai hal ini
Sungguh amat di sayangkan jika kesempurnaan sholat kita harus berkurang gara – gara sajadah kesayangan kita sendiri.
Sajadah yg kita beli jauh -jauh dari Arab ( sekalian naik haji ). Yang disulam dengan motif bunga – bunga , batik , masjid , angry bird dsb.
Dan biasanya orang – orang yg bawa sajadah sendiri itu egonya gede (mungkin di Indo aja ) , dia bawa sajadah yg lebar – lebar .
Dengan makin lebarnya sajadah makin besar kemungkinan renggangnya shaf dalam sholat.

Padahal Rasulullah SAW  sudah mengajarkan pada kita bagaimana cara meluruskan shaf yg baik dan benar.
Bisa dilihat di gambar di bawah ini ( mirip kaya pagar betis pas main bola ).

Tapi ada juga orang – orang yg sudah berusaha merapatkan shafnya,  tapi orang di sebelahnya malah ngehindar biar kakinya ga bersenggolan ( takut ketularan kutu air kali ya … ).
Nah, disini saya akan memberikan solusinya. Semoga bisa bermanfaat.

  1. Untuk di masjid – masjid sebaiknya harus sudah dipasangi  sajadah agar orang – orang tidak membawa sajadah mereka sendiri.
    Dan untuk sholat Ied sebaiknya sajadahnya juga sudah disiapkan oleh panitia ( karena biasanya sholat Ied dilakukan di lapangan terbuka ).  Motif sajadahnya dianjurkan yg ga ada garis – garis vertikalnya. Agar orang – orang tidak terpaku pada garis itu saat melurusan shafnya ( ini adalah penyebab utama yg paling sering terjadi ). Contoh sajadahnya seperti gambar di bawah ini nih.
  2. Islam mengajarkan agar Imam meluruskan shaf ma’mumnya sebelum sholat. Tapi ironisnya walaupun ma’mum sudah mendengar seruan dari Imam tetap saja ada yg ga lurusin shafnya. Orang – orang yg kaya gini biasanya harus pake cara Umar ibn. Khatab ( pake pedang, biar pada nurut semua ).
  3.  Klo yg satu ini dari usaha kita sendiri, dengan menasehati teman di sebelah kita. jikalaupun mereka ga dengerin nasehat kita ga usah diambil ati. Yang penting niat kamu udah baik ( ga usah pake berantem, entar urusannya malah panjang ). Berdoa aja semoga mereka – mereka ini segera sadar. Amin ….

Untuk lebih yakin lagi ini ada terjemahan hadist dari Rasulullah SAW ( ilmu saya masih cetek belum tahu bahasa Arabnya ).

“Rapatkanlah shaf-shaf kalian, saling berdekatanlah, dan luruskanlah dengan leher-leher (kalian), karena demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggamannya, sesungguhnya aku melihat setan masuk dari celah-celah shaf seakan-akan dia adalah kambing kecil.” (HR Abu Dawud)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s